1. Pull up Leather
Kulit Pull Up (Pull Up
Leather) adalah Kulit yang diproses dengan penambahan chemical sehingga
menghasilkan article kulit yang ringan dan pudar saat ditekan atau ditarik.
Finisihing yang dihasilkan pada pengolahan kulit Pull Up adalah menggunakan oil
atau minyak, sehingga pada permukaan hasil samak kulit terlihat mengkilap
bercahaya dan memperindah tampilan. Karakteristik kulit Pull Up yaitu ketika
ditarik atau ditekan pada bagian article kulit, kulit akan memudah keputihan
pada permukaan yang ditekan. Kulit akan terlihat glossy karena mengandung wax
dan minyak.
2. Full Grain leather
2. Full Grain leather
Kulit Full Grain atau biasa disebut sebagai Finishingz Leather (Full Grain Leather) merupakan Kulit yang diproses dengan bahan kualitas kulit yang bagus dengan perlakuan finishing ringan, yaitu dengan penambahan anilin atau chemical yang sedikit mempercantik hasil samak dari kulit Full Grain Leather.
3. Suede Leather
3. Suede Leather
Jenis kulit Suede adalah jenis bahan kulit yang diproses secara
terbalik, yaitu disamak dari bagian dalam kulit binatang. Jenis kulit Suede
meiliki tekstur yang lebih lembut. Sepatu dengan bahan jenis kulit Suede
umumnya lebih digemari oleh anak-anak muda. Sepatu kulit dengan jenis
bahan kulit suedeterkesan lebih santai dan tidak formal. Kelemahan
sepatu dengan bahan jenis kulit Suede adalah mudah kotor, akan berubah warna
jika terkena air, dan jahitanya lebih mudah tertarik.
4. Mill Leather
4. Mill Leather
Mill Leather merupakan
kulit yang diproses dengan perlakuan drum yang diputar dengan RPM yang tinggi
tanpa penambahan air. Proses penyamakan Mill Leather menghasilkan karakteristik
kulit yang relative mengkerut, menambah kesan uniqe pada permukaan kulit. Pada
hasil penyamakan Mil Leather dapat dilakukan perlakuan emboss untuk menegaskan
kerutan unique pada permukaan kulit atau tanpa dilakukan emboss sama
sekali sehingga tampak natural kerutan pada permukaan kulit.
5. Nubuck Leather
Jenis bahan kulit Nubuck terlihat sama dengan jenis kulit Suede.
Perbedaanya adalah pada proses pembuatanya. Tidak seperti jenis kulit Suede,
jenis kulit Nubuck tidak dibuat dari bagian dalam kulit binatang. Melainkan
dibuat dari bagian luar kulit binatang, seperti pada Finish Leather. Namun
permukaannya dihaluskan menggunakan permukaan yang kasar, sehingga menghasilkan
permukaan kulit yang halus seperti pada jenis kulit Suede. Sepatu dengan bahan
jenis kulit Nubuck relatif lebih kuat baik jahitan maupun ketahananya
dibandingkan sepatu dengan jenis kulit Suede.
6. Kulit nabati atau Vegetable Tanned leather atau pori
6. Kulit nabati atau Vegetable Tanned leather atau pori
Kulit nabati atau
kulit natural yang biasa dinamakan Vegetable Tanned Leather adalah kulit yang
diproses dengan penyamakan menggunakan bahan-bahan alami dari pepohonan,
biasanya menghasilkan kulit yang bagus menggunakan pohon akasia sebagai bahan
baku untuk penyamakan kulit nabatai / kulit narutal ini. Karakteristik kulit
nabati yaitu article kulit kaku keras, warna tampak natural atau biasanya orang
awam menyebut warna patina, yaitu warna yang mengandung dan mengeluarkan minyak
dalam permukaan kulit. Proses penyamakan kulit nabati merupakan proses
penyamakan yang paling ramah lingkungan karena tidak ada penambahan unsur
chemical yang berarti. Kulit nabati dapat dikatakan sebagai kulit organik yang
menjaga kestabilan alam.
Terima Kasih Sudah Berkunjung Di
NAJAH LEATHER





